Goldnews.id-Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan terseret ombak di kawasan Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis.
Korban diketahui bernama Muhammad Jafar Sodiq (35), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo. Ia dilaporkan tenggelam saat memancing pada Rabu (15/7) dan hingga memasuki hari kedua pencarian belum ditemukan.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Basarnas Banyuwangi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Pesanggaran, Koramil Pesanggaran, Satpolairud, Life Guard Pulau Merah, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Barak Rescue, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), BSI, serta masyarakat setempat.
“Kami bersama seluruh unsur SAR akan memaksimalkan pencarian pada hari kedua ini, namun dengan mengedepankan keselamatan personel di lapangan,” kata Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa di Banyuwangi, Kamis.
Menurut Oka, operasi pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan diawali dengan briefing seluruh personel untuk menyusun strategi pencarian yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Dalam operasi tersebut, tim SAR membagi pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan pencarian visual di permukaan laut menggunakan satu unit perahu karet Basarnas dengan pola parallel search pattern di area seluas sekitar 5,5 nautical mile.
Sementara itu, SRU 2 melaksanakan pencarian melalui udara menggunakan drone thermal untuk menyisir area sekitar 1,1 nautical mile guna mendeteksi keberadaan korban dari udara.
Adapun SRU 3 melakukan penyisiran secara visual di sepanjang pesisir Pantai Pulau Merah ke arah barat sejauh 5,52 kilometer menggunakan pola visual track line.
Oka menjelaskan, strategi tersebut diterapkan untuk mengoptimalkan pencarian melalui jalur laut, udara, maupun darat sehingga area pencarian dapat dijangkau secara maksimal.
“Sinergi seluruh unsur SAR menjadi kekuatan utama dalam operasi ini, dan tentunya kami berharap korban dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi gelombang sedang tinggi,” ujarnya.
Untuk mendukung operasi, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan utama, antara lain rescue car, perahu karet beserta mesin tempel, perlengkapan water rescue, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta drone thermal guna meningkatkan efektivitas pencarian.(Laporan:Antara//Goldnews.id-RyN)
