Medan Terjal Hambat Pemadaman Karhutla di Tahura Raden Soerjo

admin
3 Min Read

Mojokerto,Goldnews-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Kabupaten Mojokerto, hingga Rabu (15/7/2026) siang belum berhasil dipadamkan. Medan pegunungan yang terjal dan sulit diakses membuat tim gabungan belum dapat menjangkau lokasi titik api sehingga upaya penanganan sementara difokuskan pada pemantauan dari titik terdekat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Titik api terpantau berada di kawasan Blok Tempuran, Gunung Biru, Pegunungan Anjasmoro, wilayah RKW 07 Tahura Raden Soerjo, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet.

“Saat ini tim gabungan sudah tiba di Bukit Cendono. Namun karena akses menuju titik api sangat terjal, tim belum dapat melanjutkan perjalanan ke lokasi dan sementara masih melakukan pemantauan titik api dari Bukit Cendono,” kata Gatot, Rabu.

Menurutnya, BPBD Jawa Timur telah mengerahkan personel ke Pos Tahura Raden Soerjo dengan membawa bantuan logistik serta berbagai peralatan pendukung untuk mempercepat penanganan kebakaran. Meski kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah, tantangan utama yang dihadapi petugas adalah kondisi geografis yang ekstrem.

Selain jalur yang sulit dilalui, minimnya jaringan komunikasi di kawasan pegunungan juga menjadi kendala tersendiri bagi tim di lapangan dalam melakukan koordinasi.

“Kendala utama saat ini adalah medan yang sangat terjal sehingga sulit menjangkau titik kebakaran, ditambah kondisi sinyal yang juga sangat terbatas,” ujarnya.

BPBD Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Mojokerto, pengelola Tahura Raden Soerjo, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, serta warga sekitar terus melakukan koordinasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Sementara itu, pemantauan perkembangan api masih dilakukan dari Pos Pendakian Bukit Cendono sambil menunggu kondisi yang memungkinkan untuk menjangkau lokasi kebakaran.

Untuk mendukung operasi pemadaman, BPBD Jawa Timur juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, makanan tambahan bergizi, dan biskuit bagi personel yang bertugas di lapangan.

Selain logistik, sejumlah peralatan pemadaman turut disiapkan, di antaranya gepyok, helm keselamatan, tas perlengkapan karhutla, kacamata pelindung, serta sepatu bot guna menunjang keselamatan petugas saat melakukan operasi di medan pegunungan.

Hingga laporan terakhir, kobaran api masih membakar vegetasi hutan dan semak belukar di kawasan Tahura Raden Soerjo. Luas area yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas.

BPBD Jawa Timur memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Upaya pemantauan dan koordinasi akan terus dilakukan hingga akses menuju titik api dapat dilalui sehingga proses pemadaman secara langsung dapat segera dilaksanakan.(Laporan:IDNTimes//Goldnews-Ryn)

Share This Article
Leave a Comment